HUBUNGAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK DENGAN KEPUASAN IBU HAMIL PADA PROSES FLEBOTOMI PEMERIKSAAN TRIPLE ELIMINASI DI PUSKESMAS BULELENG III KABUPATEN BULELENG
Keywords:
Komunikasi Terapeutik, Kepuasan, Ibu Hamil, FlebotomiAbstract
Ibu hamil merupakan kelompok rentan mengalami kecemasan selama tindakan flebotomi pada pemeriksaan Triple Eliminasi. Kualitas komunikasi terapeutik tenaga kesehatan berperan penting dalam menurunkan kecemasan, meningkatkan rasa aman, serta mempengaruhi kepuasan terhadap pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara komunikasi terapeutik dengan kepuasan ibu hamil pada proses flebotomi pemeriksaan Triple Eliminasi di Puskesmas Buleleng III Kabupaten Buleleng. Penelitian menggunakan desain deskriptif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel sebanyak 52 ibu hamil dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa lembar observasi komunikasi terapeutik dan kuesioner kepuasan berbasis lima dimensi SERVQUAL. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan gambaran komunikasi terapeutik berada pada kategori sangat baik jumlah responden sebanyak 30 orang dengan persentase 57,7%, sedangkan kepuasan ibu hamil berada pada kategori puas jumlah respondem 25 orang dengan persentase 48,1 %. Terdapat hubungan positif yang signifikan antara komunikasi terapeutik dan kepuasan ibu hamil (r = 0,781; p-value = 0,001 < 0,05), artinya semakin baik komunikasi terapeutik, semakin tinggi tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan flebotomi. Hubungan yang signifikan tersebut menunjukkan bahwa komunikasi terapeutik mampu menciptakan rasa aman, mengurangi kecemasan, dan meningkatkan persepsi positif ibu hamil terhadap pelayanan laboratorium. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi komunikasi terapeutik tenaga kesehatan perlu dioptimalkan, terutama pada layanan pemeriksaan Triple Eliminasi
References
Aarts, L. A. M., van Geffen, G. J., Smedema, E. A. L., & Smits, R. M. (2023). Therapeutic communication improves patient comfort during venipuncture in children: A single-blinded intervention study. European Journal of Pediatrics, 182(9), 3871–3881. https://doi.org/10.1007/s00431-023-05036-7
Ariani, A. (2014). Aplikasi metodologi penelitian kebidanan dan kesehatan reproduksi. Nuha Medika.
Arikunto, S. (2019). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik (Edisi revisi). Rineka Cipta.
Arnold, C., & Boggs, K. U. (2020). Interpersonal relationships: Professional communication skills of Canadian nurses. Elsevier.
Bandalos, D. L. (2018). Measurement theory and applications for the social sciences. Guilford Press. https://doi.org/10.1007/s11336-018-9637-6
Creswell, J. W. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.
Djala, F. L. (2021). The correlation of nursing therapeutic communication against inpatient satisfaction in the internal room of the Poso Regional Public Hospital. Journal of Islamic Medicine, 5(1), 41–47.
Gandasoebrata, R. (2013). Penuntun laboratorium klinik (4th ed.). Dian Rakyat.
Ialongo, C., & Bernardini, S. (2016). Phlebotomy, a bridge between laboratory and patient. Biochemia Medica, 26(1), 17–33. http://dx.doi.org/10.11613/BM.2016.002
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Rencana aksi program pencegahan dan pengendalian penyakit. Kemenkes RI.
Marselita, R., Simamora, R. S., & Meliyana, E. (2024). Hubungan komunikasi terapeutik dengan tingkat kepuasan pasien dalam pemberian obat di ruang rawat inap RS Rawa Lumbu tahun 2023. Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan, 14(1), 22–28. https://doi.org/10.52643/jbik.v14i1.3288
McCabe, C. (2004). Nurse–patient communication: An exploration of patients’ experiences. Journal of Clinical Nursing, 13(1), 41–49. https://doi.org/10.1111/j.1365-2702.2004.00817.x
Notoatmodjo, S. (2012). Metodologi penelitian kesehatan. Rineka Cipta.
Nugraha, G. (2022). Teknik pengambilan dan penanganan spesimen darah vena manusia untuk penelitian. https://doi.org/10.14203/press.345
Nugraha,K.W.D.Ed.). (2024). Profil kesehatan Indonesia tahun 2023. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Pademme, S., Supriadi, & Kadir, A. (2023). Hubungan komunikasi terapeutik perawat terhadap tingkat kepuasan pasien rawat inap di ruang Bengkirai Rumah Sakit Umum Harapan Insan Sendawar Kabupaten Kutai Barat. Indonesian Journal of Nursing Research, 6(2), 74–82. https://doi.org/10.35473/ijnr.v6i2.2296
Parasuraman, A., Zeithaml, V. A., & Berry, L. L. (1988). SERVQUAL: A multiple-item scale for measuring consumer perceptions of service quality. Journal of Retailing, 64(1), 12–40.
Parwanti, Astuti, M., & Mulyono, P. (2024). Analisis komunikasi efektif terhadap tingkat kepuasan pasien di UPTD Puskesmas Sambungmacan 1 Sragen. Jurnal Kesehatan Tambusai, 5(3), 9431–9440.
Potter, P. A., & Perry, A. G. (2021). Fundamental keperawatan: Konsep, proses, dan praktik (6th ed.). Elsevier.
Prihatiningsih, D., Sukma, I.G.A. A. D. D., & Putra, I.G.P. A. F. S. (2025). Analysis of outpatient satisfaction levels with laboratory services at RSUD Klungkung. Multidisciplinary Indonesian Center Journal, 2(2), 1336–1346. https://doi.org/10.62567/micjo.v2i2.621
Stuart, G. W., & Sundeen, S. J. (2018). Principles and practice of psychiatric nursing. Mosby.
Subeki, I., & Ariyani, I. A. (2025). The relationship of response time and therapeutic communication capability of nurses on patient satisfaction. International Journal of Health & Medical Research, 4(2), 87–90. https://doi.org/10.58806/ijhmr.2025.v4i2n04
Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sugiyono. (2020). Metode penelitian kuantitatif. Alfabeta.
Syaharani, A. F. (2021). Hubungan komunikasi terapeutik perawat dengan tingkat kepuasan pasien rawat inap di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. R. Soedjati Soemodiardjo Purwodadi Grobogan [Skripsi].
Ulfa, K. M. R., et al. (2023). Buku ajar keperawatan maternitas. PT Sonpedia Publishing Indonesia. https://books.google.co.id/books?id=MHLVEAAAQBAJ
World Health Organization. (2011). Laboratory quality management system: Handbook. WHO Press.
Wulandari, L. P. L., Lubis, D. S., Kurniati, D. P. Y., Sumintang, K., Ardrini, D. A. M., Mariani, P., Januraga, P. P., Camellia, A., Laksmi, N. M. D. P., Mahmudah, L., Ong, J. J., Causer, L., Liverani, M., Guy, R., & Wiseman, V. (2024). Challenges to integrating programs for the elimination of mother-to-child transmission of HIV, syphilis, and hepatitis B into antenatal care: Experiences from Indonesia. PLOS Global Public Health, 4(3), e0002977. https://doi.org/10.1371/journal.pgph.0002977
